Senin, 17 Mei 2010
ITB tak lagi menjadi urutan 100 terbesar di ASIA tahun 2010
Dalam pemeringkatan terbaru yang dibuat QS, sebuah jaringan pendidikan dan karier global berbasis di London, Inggris, ITB berada di peringkat ke-113. Posisi ini melorot cukup jauh dibanding tahun lalu, yang berada di urutan ke-80.
Prestasi Universitas Airlangga, yang belakangan ini aktif dalam riset virus flu burung dengan fasilitas laboratorium BSL-3, melonjak dari peringkat ke-130 pada tahun lalu menjadi ke-109 pada tahun ini. Airlangga, menurut QS, kini menjadi universitas top ketiga di Indonesia setelah Universitas Indonesia dan Universitas Gadjah Mada. Keduanya pada tahun ini ditempatkan di ranking ke-50 dan ke-85 se-Asia.
Selain Universitas Airlangga, lonjakan peringkat sebenarnya juga dialami Universitas Padjadjaran. Tapi universitas yang berbasis di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, ini masih jauh dari 100 besar, yakni di peringkat ke-161. Adapun Institut Pertanian Bogor tidak bergerak dari posisinya di peringkat ke-119, sama seperti tahun lalu.
QS, yang pernah bekerja sama dengan Times Higher Education, merilis daftar pemeringkatan universitas top dunia setelah memelototi lebih dari 20 publikasi ilmiah. QS juga mengaku tidak “silau” oleh ukuran sebuah universitas dan dana yang mereka miliki. Yang sangat diperhitungkan oleh QS adalah produk riset.
Ilmu hayat, alam, teknik dan teknologi informasi, sosial, serta seni dan budaya, seluruhnya juga mendapat bobot penilaian yang sama. “Ini memastikan universitas yang kuat dalam bidang ilmu sosial atau seni memiliki peluang yang hampir sama baiknya untuk muncul di peringkat yang sama dengan mereka yang kuat di bidang sains,” demikian seperti tertera dalam situs QS.
Wakil Menteri Pendidikan Nasional Fasli Jalal menyatakan, persaingan antaruniversitas di tingkat Asia cukup ketat. "Perguruan tinggi di Cina banyak yang baru tumbuh dan terus meningkat peringkatnya," kata dia. Kementerian Pendidikan, kata Fasli, tetap berusaha memancing semua universitas agar terus masuk dalam 500 besar universitas dunia. “Kami sediakan block grant untuk menjadi world class university bagi yang masuk 500 besar," kata dia.
WURAGIL | DIANINGSARI
Peringkat Universitas di Asia 2010
1 (1) University of Hong Kong
2 (4) The Hong Kong University of Science and Technology
3 (10) National University of Singapore
4 (2) The Chinese University of Hong Kong
5 (3) The University of Tokyo
6 (8) Seoul National University
7 (6) Osaka University
8 (5) Kyoto University
9 (13) Tohoku University
10 (12) Nagoya University
...
50 (50) University of Indonesia
85 (63) Universitas Gadjah Mada
109 (130) Airlangga University
113 (80) Bandung Institute of Technology
119 (119) Bogor Agricultural Institute
161 (201) Padjadjaran University--bersama 11 universitas lain
Kamis, 01 April 2010
Mengoptimalkan Produksi
Dunia usaha dalam persaingan global pada saat ini penuh dinamika dan perubahan yang cepat. PT PAL INDONESIA (Persero) menyiasati tantangan ini dengan melakukan perubahan fundamental yang bertujuan untuk menciptakan sistim dengan fondasi yang lebih kuat dan berkelanjutan. Strategi PT PAL INDONESIA (PERSERO) dalam menghadapi perubahan tersebut.
Cara meningkatkan daya saing perusahaan / Mengoptimalkan Produksi :
• Penerapan front-end back end mechanism dalam pengembangan usaha
• Project financing untuk mengoptimalkan fasilitas produksi
• Peningkatan produktivitas melalui penerapan Full Block Outfitting System (FSOB)
• Optimalisasi peralatan produksi
• PIM (Productivity & Measurement) Centre
• Welding Centre
• Kebijakan kualitas serta kebijakan yang mengarah kepada penerapan praktek-praktek Good Corporate Governance di PT PAL INDONESIA (Persero).
Pengertian Produsen
Sedangkan pengertian dari Produsen dalam ekonomi adalah setiap orang perorangan atau badan usaha, baik yang berbentuk badan hukum maupun bukan badan hukum yang didirikan dan berkedudukan atau melakukan kegiatan dalam wilayah hukum negara Republik Indonesia, baik sendiri maupun bersama-sama melalui perjanjian menyelenggarakan kegiatan usaha dalam berbagai bidang ekonomi.
A. Bentuk atau wujud dari pelaku usaha:
• Orang perorangan
Setiap individu yang melakukan kegiatan usahanya secara seorang diri.
• Badan usaha
Kumpulan individu yang secara bersama-sama melakukan kegiatan usaha. Badan usaha selanjutnya dapat dikelompokkan kedalam dua kategori, yakni:
• Badan hukum
Menurut hukum, badan usaha yang dapat dikelompokkan ke dalam kategori badan hukum adalah yayasan, perseroan terbatas dan koperasi.
• Bukan badan hukum
Jenis badan usaha selain ketiga bentuk badan usaha diatas dapat dikategorikan sebagai badan usahan bukan badan hukum, seperti firma, atau sekelompok orang yang melakukan kegiatan usaha secara insidentil.
B. Badan usaha tersebut harus memenuhi salah satu kriteria ini:
• Didirikan dan berkedudukan di wilayah hukum Negara Republik Indonesia.
• Melakukan kegiatan di wilayah hukun Negara Republik Indonesia
• Kegiatan usaha tersebut harus didasarkan pada perjanjian.
• Di dalam berbagai bidang ekonomi. Pengertian ini sangat luas, bukan hanya pada bidang produksi.
Dengan demikian yang dimaksud dengan pelaku usaha bukan hanya produsen, melainkan hingga pihak terakhir yang menjadi perantara antara produsen dan konsumen, seperti agen, distributor dan pengecer (konsumen perantara).
Sumber : www.google.com
Jumat, 19 Maret 2010
KEPUASAN KONSUMEN
A. Macam-macam/Jenis kepuasan konsumen :
Kepuasan konsumen terbagi menjadi 2 :
a. Kepuasan Fungsional: kepuasan yang diperoleh dari fungsi atau pemakaian suatu produk.
Misal : karena makan membuat perut kita menjadi kenyang.
b. Kepuasan Psikologikal : kepuasan yang diperoleh dari atribut yang bersifat tidak berwujud. Misal : Perasaan bangga karena mendapat pelayanan yang sangat istimewa dari sebuah rumah makan yang mewah .
B. Pengukuran Kepuasan Konsumen
Ada empat metode yang dilakukan oleh perusahaan untuk mengetahui tingkat kepuasan konsumen yaitu :
a. Sistem keluhan dan saran
Untuk mengidentifikasikan masalah maka perusahaan harus mengumpulkan informasi langsung dari konsumen dengan cara menyediakan kotak saran. Informasi yang terkumpul untuk memberikan masukan bagi perusahaan.
b. Survei kepuasan konsumen
Survei kepuasan konsumen dapat dilakukan dengan cara survei melalui pos surat, telephone, maupun wawancara pribadi. Dengan metode ini perusahaan dapat menciptakan komunikasi 2 arah dan menunjukkan perhatiannya kepada konsumen.
c. Ghost Shopping
Metode ini digunakan untuk mengetahui kekuatan dan kelemahan perusahaan pesaing dan membandingkannya dengan perusahaan yang bersangkutan.
d. Analisis kehilangan konsumen
Tingkat kehilangan konsumen menunjukkan kegagalan perusahaan dalam memuaskan konsumennya. Perusahaan seharusnya menganalisa dan memahami mengapa konsumen tersebut berhenti mengkonsumsi produk kita.
C. Metode yang digunakan untuk mengukur kepuasan konsumen dapat dengan cara :
1. Pengukuran dapat dilakukan secara langsung dengan pertanyaan.
2. Responden diberi pertanyaan mengenai seberapa besar mereka mengharapkan suatu atribut tertentu dan seberapa besar yang dirasakan.
3. Responden diminta untuk menuliskan masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan penawaran dari perusahan dan juga diminta untuk menuliskan masalah-masalah yang mereka hadapi berkaitan dengan penawaran dari perusahan dan juga diminta untuk menuliskan perbaikan yang mereka sarankan.
4. Responden dapat diminta untuk meranking berbagai elemen dari penawaran berdasarkan derajat pentingnya setiap elemen dan seberapa baik kinerja perusahan dalam masing-masing elemen.
KONSUMEN
Biasanya jalur yang dilalui oleh suatu barang adalah:
1. Produsen – Distributor – Agen – Pengecer – Pengguna
Lebih lanjut, di ilmu ekonomi ada dua jenis konumen, yakni konsumen antara dan konsumen akhir. Konsumen antara adalah distributor, agen dan pengecer. Mereka membeli barang bukan untuk dipakai, melainkan untuk diperdagangkan Sedangkan pengguna barang adalah konsumen akhir.
Yang dimaksud sebagai konsumen adalah konsumen akhir. Karena konsumen akhir memperoleh barang dan/atau jasa bukan untuk dijual kembali, melainkan untuk digunakan, baik bagi kepentingan dirinya sendiri, keluarga, orang lain dan makhluk hidup lain.
2. Dua cara untuk memperoleh barang:
• Membeli. Bagi orang yang memperoleh suatu barang dengan cara membeli, tentu ia terlibat dengan suatu perjanjian dengan pelaku usaha, dan konsumen memperoleh perlindungan hukum melalui perjanjian tersebut.
• Cara lain selain membeli, yakni hadiah, hibah dan warisan. Untuk cara yang kedua ini, konsumen tidak terlibat dalam suatu hubungan kontraktual dengan pelaku usaha. Sehingga konsumen tidak mendapatkan perlindungan hukum dari suatu perjanjian. Untuk itu diperlukan perlindungan dari negara dalam bentuk peraturan yang melindungi keberadaan konsumen, dalam hal ini UU PK.
3. Maka dapat disimpulkan bahwa syarat-syarat konsumen menurut UU PK :
• Pemakai barang dan/atau jasa, baik memperolehnya melalui pembelian maupun secara cuma-cuma
• Pemakaian barang dan/atau jasa untuk kepentingan diri sendiri, keluarga, orang lain dan makhluk hidup lain.
• Tidak untuk diperdagangkan
FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN DAN PERMINTAAN
1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.
2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.
3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.
4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.
5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.
B. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply)
1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan
Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga.
2. Tujuan Perusahaan
Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen.
3. Pajak
Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun.
4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap
Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan, akhirnya penawaran pun dikurangi.
5. Prediksi / perkiraan harga di masa depan
Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor.
Permintaan dan Penawaran
A. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran
Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu.
Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawar-menawar yang alot.
B. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran
Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.
Minggu, 28 Februari 2010
Program Kreativitas Mahasiswa (PKM)
Ketentuan Proposal PKM yang sudah diajukan ke beberapa kampus akan dikirim DIKTI untuk dikoreksi oleh DIRJEN DIKTI. Jika dibandingkan dengan tahun lalu memang dari sisi prestasi begitu menurun dari pada tahun sekarang yang lolos PKM. Salah satu penyebab terjadinya penurunan tersebut adalah adanya kebijakan yang mengharuskan setiap PT (Perguruan Tinggi) mengajukan PKM sehingga terjadi persaingan yang sangat ketat.
Terdapat 4 jenis PKM yaitu :
• PKM Penelitian
• PKM Kewirausahaan
• PKM Teknologi
• PKM Pengabdian Pada Masyarakat
Ide dan gagasan yang dapat saya kemukakan tentang Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ini adalah mahasiswa dapat menyadari dan dapat melakukan perubahan dalam mengemukakan pendapat.Pertama kali mahasiswa harus meneliti dan melakukan observasi sebuah masalah yang terjadi.Kemudian mahasiswa tergerak untuk melakukan aktivitas di luar kampus yang dapat menjalin hubungan erat dengan dunia luar dan masyarakat.Dari bagian inilah mahasiswa akan membentuk kelompok yang berfungsi untuk melakukan diskusi pada setiap pertemuan dan menciptakan Lembaga-Lembaga Masyarakat yang dapat menangani masalah / isu sosial dalam masyarakat.Hubungan itu akan terus terjadi disetiap mahasiswa melakukan pertemuan-pertemuan baik antara masyarakat maupun antar kampus.
sumber : www.google.com
Selasa, 23 Februari 2010
SISTEM PEREKONOMIAN SYARIAH
Pengertian
Sistem Perekonomian Syariah merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang dilhami oleh nilai-nilai Islam. Perekonomian Syariah atau sistim ekonomi koperasi berbeda dari kapitalisme, sosialisme, maupun negara kesejahteraan (Welfare State). Selain itu, Perekonomian Syariah menurut kaca mata Islam merupakan tuntutan kehidupan sekaligus anjuran yang memiliki dimensi ibadah.
Ciri-ciri Sistem Perekonomian Syariah
Perekonomian dalam Islam harus mampu memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada setiap pelaku usaha. Selain itu, ekonomi syariah menekankan empat sifat, antara lain:
Kesatuan (unity)
Keseimbangan (equilibrium)
Kebebasan (free will)
Tanggungjawab (responsibility)
Tiga Prinsip Dasar Yang Menyangkut sistem ekonomi Syariah menurut Islam
Tawhid : Prinsip ini merefleksikan bahwa penguasa dan pemilik tunggal atas jagad raya ini adalah Allah SWT.
Khilafah : mempresentasikan bahwa manusia adalah khalifah atau wakil Allah di muka bumi ini dengan dianugerahi seperangkat potensi spiritual dan mental serta kelengkapan sumberdaya materi yang dapat digunakan untuk hidup dalam rangka menyebarkan misi hidupnya.
‘Adalah : merupakan bagian yang integral dengan tujuan syariah (maqasid al-Syariah). Konsekuensi dari prinsip Khilafah dan ‘Adalah menuntut bahwa semua sumberdaya yang merupakan amanah dari Allah harus digunakan untuk merefleksikan tujuan syariah antara lain yaitu; pemenuhan kebutuhan (need
fullfillment), menghargai sumber pendapatan (recpectable source of earning), distribusi pendapatan dan kesejah-teraan yang merata (equitable distribution of income and wealth) serta stabilitas dan pertumbuhan (growth and stability).
Sumber : www.wikipedia.com
Sistem Perekonomian Tradisional
Pengertian
Sistem ekonomi tradisional merupakan sistem ekonomi yang diterapkan oleh masyarakat tradisional secara turun temurun dengan hanya mengandalkan alam dan tenaga kerja. Para sistem ekonomi di mana sumber daya yang dialokasikan oleh warisan, memiliki yang kuat jaringan sosial dan didasarkan pada teknologi dan metode masyarakat adat.Sistem Perekonomian Tradisional umumnya memanfaatkan instrumen dan teknik prasejarah.
Konsep yang Diterapkan
Konsep Perekonomian Tradisional yang diterapkan adalah semua tentang otonomi populer, di mana produksi dilakukan sesuai permintaan yang dihasilkan. Oleh karena itu, pekerjaan manusia primitif seperti binatang merumput mengumpulkan, memburu dan membudidaya membentuk dasar perekonomian tersebut. Namun, surplus produksi pangan ini tidak dikonsumsi tetapi digunakan untuk kegiatan komersial.
Keuntungan
Keuntungan Perekonomian Tradisional adalah bahwa :
Peran individu didefinisikan. Setiap orang dalam masyarakat masing-masing orang mengetahui apa rasa yang harus dilakukan dan apa yang tidak boleh dilakukan.
Tidak terdapat persaingan yang tidak sehat, hubungan antar individu sangat erat
Masyarakat merasa sangat aman, karena tidak ada beban berat yang harus dipikul
Tidak individualistis
Kerugian
Kerugian Perekonomian Tradisional adalah bahwa :
Masyarakat ini sering lambat untuk berubah.
Teknologi yang digunakan masih sangat sederhana, sehingga produktivitas rendah .
Mutu barang hasil produksi masih rendah.
Sumber : www.google.com